Antisipasi Penyebaran COVID-19 Objek Wisata di Bonebol Ditutup Sementara

Antisipasi Penyebaran COVID-19 Objek Wisata di Bonebol Ditutup Sementara

Foto untuk : Antisipasi Penyebaran COVID-19 Objek Wisata di Bonebol Ditutup Sementara

BONEBOL – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) dalam hal ini Bupati Hamim Pou dalam rangka antisipasi pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) jangan sampai masuk di daerah ini.
Bahkan sejak sepekan silam Bupati Hamim Pou telah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada satuan pendidikan agar siswa sekolah TK/PAUD, SD, dan SMP Negeri/Swasta untuk belajar di rumah.
Selain itu, membatalkan segala kunjungan dan kegiatan di luar daerah, Camat bersama Puskesmas terus mensosialisasikan pencegahan COVID-19 di daerahnya, hingga rumah sakit mulai mempersiapkan sarana dan prasarana serta sumber daya manusianya.
Kini giliran lokasi obyek wisata di daerah itu, akan ditutup sementara oleh Bupati Hamim Pou. Langkah ini diambil dalam rangka pencegahan perkembangan dan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.
Penutupan lokasi obyek wisata ini sebagaimana Surat Edaran (SE) yang telah ditandatangani Bupati Bone Bolango Hamim Pou tertanggal 23 Maret 2020 tersebut ditujukan kepada Pengelola Obyek Wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Camat, dan Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Bone Bolango.
"Jangan dulu ba selfie di luar, ba jalan jalan, ba kumpul deng banyak orang, bagadang. Lebe bae di rumah. Insa Allah torang aman damai. Odu olo ju,"tulis Bupati Bone Bolango Hamim Pou di akun facebook-nya, Senin (23/3/2020).
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bone Bolango Lukman A. Daud mengungkapkan dalam edaran bernomor : 009/BUP-BB/53/III/2020 tentang pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) di objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Bone Bolango itu memuat empat poin.
Pertama, mulai tanggal 24 Maret sampai dengan 6 April 2020 seluruh aktivitas di objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Bone Bolango, baik yang dikelola oleh Pemerintah Daerah maupun yang dikelola oleh masyarakat baik secara perorangan dan atau secara berkelompok agar dapat dihentikan sementara waktu sebagai upaya pencegahan perkembangan dan penyebaran COVID-19.
Kedua, bahwa penghentian sementara waktu tersebut dapat diperpanjang kembali setelah meminta pertimbangan instansi pemerintah yang menangani bidang kesehatan dan instansi pemerintah yang menangani penanggulangan bencana di daerah tentang tingkat perkembangan dan penyebaran virus COVID-19.
Kemudian poin ketiga, sebut Lukman Daud, pengelola objek wisata, kelompok sadar wisata, para Camat serta Lurah dan Kepala Desa agar turut berupaya memberikan sosialisasi dan edukasi kepada wisatawan internasional maupun wisatawan domestik.
Baik itu wisatawan yang melaksanakan dan atau akan melaksanakan kunjungan ke objek wisata serta semua pelaku usaha yang ada dimasing-masing objek wisata tentang langkah-langkah pencegahan perkembangan dan pencegahan penyebaran COVID-19.
Keempat, dalam pelaksanaan kegiatan pada angka 3 di atas, pengelola objek wisata, kelompok sadar wisata, para Camat serta Lurah dan Kepala Desa agar selalu berkoordinasi yang aktif dengan unsur petugas kesehatan terdekat, TNI/Polri, BPBD dan Gugus Kendali Kesiapsiagaan Pencegahan COVID-19 di Kabupaten Bone Bolango. (AKP)
 

Sambutan