Apel New Normal Pemda Bonebol Diawali Dengan Senam Pagi, Tetap jaga Jarak

Apel New Normal Pemda Bonebol Diawali Dengan Senam Pagi, Tetap jaga Jarak

BONEBOL - Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) menuju tataran normal baru. Langkah ini ditandai dengan apel Korpri bersama di lingkungan Pemda Bonebol, di halaman Kantor Bupati, Rabu (17/6/2020).
Apel Korpri yang dipimpin Bupati Bone Bolango  Hamim Pou diawali dengan senam pagi, dengan tetap menjaga jarak.
Setelah kurang lebih empat bulan tidak melaksanakan apel Korpri dan apel pagi. Apel Korpri kembali digelar dengan mengedepankan protokol kesehata. Dipintu masuk, petugas telah menyiapkan sensor temperatur pelus alat cuci tangan. Apel pagi kemudian diawali dengan senam bersama selama 5 menit.
Bupati Bone Bolango Hamim Pou menegaskan, Apel Korpri ini sebagai tanda Bone Bolango menuju tatanan normal baru, menjuju ASN produktif dan aman Covid-19.
Dijelaskan Bupati tanggal 17 Juni di tahun 2020 ini setelah hampir 4 bulan kita tidak bisa melaksanakan apel, dan hari ini kita melaksanakan apel Korpri Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Bone Bolango ada banyak suka duka sepanjang atau  hingga bulan Juni di tahun 2020 ini.
Rasanya ini sudah lama kita tidak bertemu baik dalam berbagai kegiatan, pertemuan maupun pekerjaan-pekerjaan.”Saya menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin,"ucap Bupati dan menyampaikan,  sebagaimana kita ketahui sedang banyak ujian pekerjaan besar yang kita hadapi bahkan itu menyangkut jiwa dan nyawa kita sendiri. 
Menurutnya, pada awal Maret Indonesia Positif warga negara Indonesia ada Covid-19 atau Corona, tanggal 7 Maret Sulawesi Utara Manado 1 diumumkan positif Covid-19. Beberapa hari kemudian kita di Bone Bolango diputuskan untuk menutup atau membatasi, memeriksa, mengawasi pergerakan masyarakat dari arah selatan atau Sulawesi Utara menuju Bone Bolango maupun Gorontalo di perbatasan Desa Taludaa, Kecamatan Bone.
Tanggal 12 Maret kita mengeluarkan edaran memindahkan ASN yang biasa pekerjaannya di kantor menjadi dirumah, kemudian memindahkan proses belajar mengajar seluruh siswa-siswa yang tadinya di sekolah semua belajar dari rumah. Maka dimulailah budaya baru atau kebiasaan baru bekerja belajar di rumah hingga hari ini. 
Covid-19 telah membuat beban pekerjaan dan semua sendi-sendi kehidupan kita semuanya serba berubah banyak hal yang berubah luar biasa. Disisi yang lain Covid-19 telah membuat fiskal kita, pendanaan kita, anggaran kita, keuangan kita betul-betul dititik yang sangat mengkhawatirkan walaupun masih relatif aman dibanding daerah-daerah lain. 
“Apa yang terjadi hari ini mengajarkan kita bahwa ternyata kita harus memperhatikan betul sektor kesehatan. Sektor kesehatan harus betul-betul menjadi urusan wajib yang harus kita kelola, kita urus dengan sebaik baiknya,”tandas Bupati. (Tim Humas-IKP Diskominfo)
 

Sambutan