Bupati Apresiasi Kinerja KPU dan Bawaslu Bone Bolango

Bupati Apresiasi Kinerja KPU dan Bawaslu Bone Bolango

Bupati Hamim Pou saat menghadiri, memberikan sambutan sekaligus menerima piagam penghargaan pada kegiatan KPU Award 2021 yang diselenggarakan oleh KPU Bone Bolango, di Hotel Maqna, Kota Gorontalo, Selasa (30/3/2021). (F.AKP/Diskominfo)

Kominfo, Bonebol – Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengapresiasi seluruh kinerja para penyelenggara Pemilu, baik dari tingkat desa hingga kabupaten.  Ia mengatakan sangat mengapresiasi seluruh penyelenggara yang sudah mensukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Bone Bolango.
“Penyelenggaraan Pilkada kali ini, kita bagus dalam segala hal dengan dibuktikan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada tahun 2020 di tengah pandemik Covid-19 merupakan yang tertinggi. Itu menandakan bahwa kesadaran masyarakat Bone Bolango juga semakin baik,”kata Bupati Hamim Pou saat menghadiri dan memberikan sambutan pada kegiatan KPU Award 2021, di Hotel Maqna, Kota Gorontalo, Selasa (30/3/2021).
Hamim Pou menilai tugas sebagai anggota KPU maupun Bawaslu sangat berat dan tidak mudah.”Saya berpengalaman dan juga pernah menjadi anggota KPU Provinsi dengan menghadapi ancaman-ancaman dan tekanan dari pihak luar,”ujar Hamim.
Hamim meyakini sejauh integritas para penyelenggara Pemilu terjaga, maka tidak perlu khawatir dan merasa takut. Tapi begitu penyelenggara Pemilu menjadi partisipasian dan berpihak, maka itu bahaya buat penyelenggara Pemilu itu sendiri.“Untuk itu integritas harus kita jaga,”ujar Hamim. 
Hamim Pou juga menuturkan pada tahun 2024 akan ada Pemilu dan Pilkada serentak yang tentunya akan sangat melelahkan dan tidak mudah.”Saya berharap kepada yang masih berenergi dan bersemangat menjadi penyelenggara Pemilu, silahkan untuk ambil bagian lagi,”tutup Hamim sembari menyampaikan ucapan selamat kepada penerima KPU Award dari KPU Bone Bolango.
Sementara itu, Ketua KPU Bone Bolango Adnan A. Berahim mengatakan KPU Award 2021 sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan KPU Bone Bolango kepada seluruh stakeholder yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkada tahun 2020.“Pilkada tahun 2020 kemarin tentu tidak mudah karena diselenggarakan dalam masa pandemik covid-19,” kata Adnan.
Adnan A. Berahim menambahkan pada penyelenggaraan Pilkada pada tahun 2020 berdasarkan hasil riset bahwa angka money politik mengalami penurunan. Dengan perbandingan yang sangat jauh.”Orang yang memilih karena diberikan atau dijanjikan dengan uang hanya sekitar 20% sedangkan yang memilih karena menginginkan perubahan mencapai 80%,”ujar Adnan.
Adnan mengatakan dalam menyongsong Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 pihaknya berharap bahwa kesuksesan yang diraih pada Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 bisa menjadi modal dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak 2024. Terutama untuk money politik bisa semakin ditekan angka presentasinya. (Tim IKP/Humas/Kominfo)
 

Sambutan