Bupati Bone Bolango Launching Alat Uji Statis Kendaraan Bermotor Pertama di Provinsi Gorontalo

Bupati Bone Bolango Launching Alat Uji Statis Kendaraan Bermotor Pertama di Provinsi Gorontalo

Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bupati Bone Bolango dengan Kepala Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Wilayah XXI Provinsi Gorontalo sekaligus launching alat uji statis kendaraan bermotor pertama di Bone Bolango, di halaman DLHPP Bone Bolango, Rabu (12/1/2022). (F.Indra/Diskominfo)

Kominfo, Bonebol – Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, melakukan peluncuran maupun launching alat uji statis kendaraan bermotor pertama di Bone Bolango bahkan di Provinsi Gorontalo.
Peluncuran alat uji statis ini, dilakukan disela-sela penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bupati Bone Bolango dengan Kepala Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Wilayah XXI Provinsi Gorontalo, di halaman Dinas Lingkungan Hidup, Pertanahan, dan Perhubungan (DLHPP) Bone Bolango, Rabu (12/1/2022).
Ddampingi Ketua DPRD Halid Tangahu dan Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma, Bupati Hamim Pou mengucapkan terima kasih kepada BPTD Wilayah XXI Provinsi Gorontalo yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Bone Bolango. Apalagi hal ini telah lama kita cita-citakan.
Hamim menyampaikan tiga hal dengan adanya alat uji statis kendaraan bermotor tersebut, yakni dengan adanya alat uji ini berarti kita bisa memastikan seluruh kendaraan yang ada di Bone Bolango harus aman dan layak untuk digunakan, karena keselamatan yang harus diutamakan. 
Kedua dengan kehadiran alat ini mudah-mudahan data kita tentang keberadaan kendaraan di Bone Bolango bisa terpercaya, sehingga berdampak pada kesiapan infrastruktur pendukung. Ketiga lewat kehadiran alat ini Insya Allah bisa menambah pendapatan asli daerah. Apalagi jika kita jemput bola dan daerah lain menggunakan alat ini. 
Kedepan kita akan bermohon alat uji statis yang permanen. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama ini bisa terpenuhi. Kami ingin tetap ada koordinasi dan monitoring agar alat ini terjaga fungsinya dan terawat dengan baik.
”Paling penting adalah seluruh transaksi retribusi pelayanan pengujian kendaraan bermotor dengan alat uji statis ini harus non tunai agar tidak terjadi kebocoran,”tegas Bupati Hamim Pou. (Tim IKP/Humas/Kominfo)
 

Sambutan