Di Gorontalo, Hanya Bonebol Peduli Lindungi 20.000 Warganya Dengan Jamsostek Berkesinambungan

Di Gorontalo, Hanya Bonebol Peduli Lindungi 20.000 Warganya Dengan Jamsostek Berkesinambungan

Kominfo, Bonebol – Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, kembali menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja rentan yang mengalami risiko meninggal dunia.
Santunan JKM senilai Rp42 juta itu, diserahkan secara simbolis Bupati Hamim Pou kepada ahli waris almarhum Gumanti Ina yang mengalami risiko meninggal dunia karena sakit, disela peringatan HUT ke-14 tahun 2021, Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur, Selasa (13/7/2021).
Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango sendiri sejak tahun 2018 telah konsisten bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo untuk terus bersinergi memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi masyakarat pekerja informal maupun pekerja rentan di daerah ini.
Dimana premi iurannya biayai oleh Pemda Bone Bolango melalui APBD dan hingga saat ini telah menuai banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, berupa santunan Jaminan Kematian yang diberikan oleh Bupati Hamim Pou melalui BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo.
Pada kesempatan itu, Bupati Hamim Pou, mengungkapkan dari seluruh daaerah di Provinsi Gorontalo hanya Pemda Bone Bolango (Bonebol) yang peduli kepada masyarakatnya untuk memberikan perlindungan Jamsostek bagi 20.000 pekerja informal secara berkesinambungan.
“Ini patut menjadi kebanggaan kita semua di Bone Bolango, karena sejak tahun 2018, saya selaku Bupati Bone Bolango, telah memberikan perlindungan Jamsostek kepada 20.000 pekerja rentan,”ungkap Bupati Hamim Pou.
Hamim pun berharap program ini bisa berlanjut dan terus berjalan di masa-masa mendatang.”Siapa pun pemimpin Bone Bolango kedepannya program ini agar tetap berlanjut, karena ini program yang sangat bagus,”ujar Bupati Bone Bolango dua periode itu.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Hendra Elvian, menjelaskan untuk mendapatkan program perlindungan Jamsostek dari BPJS Ketenagakerjaan cukup dengan iuran Rp16.800 saja setiap bulannya, maka pesertanya bisa mendapatkan dua program perlindungan utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Kita tidak pernah bisa prediksi kapan risiko itu terjadi, dimana dan terhadap siapa saja. Olehnya, kami hadir disini, sebagai tugas untuk memastikan bahwa semua pekerja adalah tangung jawab kami selaku BPJS Ketenagakerjaan,”jelas Hendra.
Selain itu, tambah Hendra Elvian, kehadiran pihaknya ditengah-tengah masyarakat adalah dalam kaitannya juga untuk menginformasikan akan manfaat pentingnya program jaminan sosial kepada tenaga kerja agar bisa mendapatkan perlindungan yang utuh terhadap risiko-risiko yang terjadi. (Tim IKP/Humas/Kominfo)
 

Sambutan