Keunikan Bone Bolango Disorot Pemerintah Pusat dan Lembaga Kredibel

Keunikan Bone Bolango Disorot Pemerintah Pusat dan Lembaga Kredibel

Bupati Hamim Pou saat bertindak sebagai pembina apel pada Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021, di halaman Kantor Bupati Bone Bolango, Jumat (1/10/2021). (F.AKP/Diskominfo)

Kominfo, Bonebol – Berbagai keunikan dan kekhasan yang ditunjukan Kabupaten Bone Bolango di bawah kemimpinan Bupati Hamim Pou dan Wakil Bupati Merlan S. Uloli terus mendapatkan sorotan dari Pemerintah Pusat bahkan oleh lembaga-lembaga internasional maupun lembaga kredibel.
Berkat keunikan tersebut, Bone Bolango mengalami lompatan prestasi. Berdasarkan penilaian oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kerja sama dengan kemitraan maupun partnership, yakni Indonesia Governance Index (IGI). 
“Alhamdulillah Bone Bolango melesat dari 100 besar dan kemungkinan besar akan masuk di 20 besar dari seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi di Indonesia,”jelas Bupati Hamim Pou di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Apel Korpri dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021, di halaman Kantor Bupati Bone Bolango, Jumat (1/10/2021).
Makanya, kata Bupati, pekan lalu ia diundang dan diinterview kembali, akan masuk dipodcastnya kemitraan tersebut. Salah satu kepala daerah yang masuk, hanya satu kepala daerah yang diwawancarai masuk di ruangan tersebut, yaitu Bupati Bone Bolango.
“Jadi makin berat beban kita ini. Apresiasi-apresiasi terhadap kita. Mereka katakan Bone Bolango ini serba minimalis, terbatas, efisien, tapi output dan outcome-nya bagus, makanya diapresiasi. Ditambah lagi fiskalnya kecil, PAD-nya tidak terlalu banyak, tapi efisien dalam segala hal. Ini sesuatu yang perlu kita syukuri,”urai Bupati Hamim Pou.
Untuk diketahui, Indonesia Governance Index (IGI) merupakan inisiasi Kemitraan untuk berkontribusi secara nyata dalam upaya perbaikan berbagai masalah tata kelola di Indonesia. IGI pertama kali diinisiasi pada tahun 2007 sebagai upaya untuk mengukur dampak-dampak program perbaikan tata kelola di berbagai daerah. (Tim IKP/Humas/Kominfo)
 

Sambutan