Merlan : Warga di Zona Hijau Covid-19 Boleh Salat Ied Berjamaah di Masjid

Merlan : Warga di Zona Hijau Covid-19 Boleh Salat Ied Berjamaah di Masjid

Wakil Bupati Bone Bolango Dr. Merlan S. Uloli

Kominfo, Bonebol  - Wakil Bupati Bone Bolango Merlan S. Uloli menyatakan Kabupaten Bone Bolango saat ini sudah masuk pada zona hijau Covid-19. Olehnya itu, warga diperbolehkan untuk melaksanakan salat ied maupun Idul Fitri berjamaah di masjid sebagaimana biasanya. Akan tetapi, ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti dan dipatuhi setiap takmirul masjid.
Di antaranya salat ied bisa dilaksanakan berjamaah, tetapi tetap dengan standar dan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Kemudian salat iednya bisa dilakukan berjamaah oleh warga yang benar-benar tinggal di wilayah zona hijau atau warga setempat.
“Jadi yang bisa salat ied berjamaah hanya penduduk setempat yang ada di lokasi zona hijau. Tidak boleh ada warga yang dari wilayah atau kecamatan lain, supaya mudah dipantau,”ujar Wabup Merlan, saat diwawancarai di Kantor Bupati Bone Bolango, Rabu (5/5/2021)
Untuk itu, Wabup menyarankan setiap masjid pelaksana salat ied, itu harus benar-benar ada petugasnya yang ditugaskan untuk mengatur pelaksanaan salat ied dengan standar Prokes Covid-19. Semua jamaah harus diarahkan untuk mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. 
“Mereka harus kita atur berdirinya dimana dan jaraknya seperti apa. Hal ini tentu butuh keseriusan daripada penyelenggara maupun petugas pelaksana salat ied di setiap masjid. Harus benar-benar teliti dan harus benar-benar komitmen untuk menerapkan Prokes Covid-19,”tukas Wabup Merlan.
Wabup pun menegaskan jangan kita petugas justru sudah ambil posisi tempat salat lebih dulu. Sementara masyarakat maupun jamaah yang datang kita biarkan mereka mengatur dirinya sendiri, ini tidak bisa. 
“Kita harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Kita tidak boleh lengah, karena zona hijau, lalu kemudian bereuforia. Kemudian kita lupa, karena dikhawatrikan jangan sampai akan menimbulkan klaster baru Covid-19,”tegas Merlan. (Tim IKP/Humas/Kominfo)
 

Sambutan