NU Bone Bolango Rumuskan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dengan Merintis Berdirinya UKM

NU Bone Bolango Rumuskan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dengan Merintis Berdirinya UKM

Tampak sejumlah pengunjung menikmati sajian kopi dan kuliner dari usaha kedai kopi dan kuliner internal pengurus cabang maupun lembaga NU Bone Bolango dengan memanfaatkan halaman Graha Muslimat dan Kantor Sekretariat Bersama PCNU Kabupaten Bone Bolango sebagai lokasi usaha maupun jualan. (F.dok.istimewa)

Kominfo, Bonebol - Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi sosial keagamaan terbesar di Kabupaten Bone Bolango. 
Dalam peranannya, NU berfungsi sebagai organisasi keagamaan dalam kegiatannya, tetapi tidak hanya terkonsentrasi pada persoalan keagamaan saja, melainkan juga pada persoalan kemasyarakatan, seperti perekonomian.
Berkaitan dengan hal itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bone Bolango menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I masa khidmat 2021-2026, Ahad (20/6/2021).
Mukercab yang digelar di Aula Graha Muslimat dan Kantor Sekretariat Bersama PCNU Kabupaten Bone Bolango itu adalah untuk menyusun program kerja PCNU Kabupaten Bone Bolango masa khidmat 2021-2026. Salah satunya yang dibahas adalah merumuskan program kerja di bidang ekonomi.
“Jadi dalam Mukercab I PCNU Bone Bolango, kita merumuskan dan membahas program kerja di tiga bidang, yakni Bidang Organisasi, Bidang Dakwah dan Pendidikan, dan Bidang Ekonomi,”kata Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bone Bolango, Suleman Adadau.
Khusus di bidang ekonomi, ungkap Suleman Adadau, rumusan program yang dibahas dalam rangka pemberdayaan ekonomi anggota maupun pengurus NU dan juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. 
Di antaranya merintis berdirinya usaha kecil menengah (UKM) sebagai sarana pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin Bone Bolango. Selain itu, melaksanakan kajian-kajian perekonomian sebagai embrio pusat kajian ekonomi bagi warga Nahdliyin Bone Bolango.
Rumusan program untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat ini, minimal di internal warga Nahdliyin dulu, karena di NU itu ada yang namanya Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU).
“Rumusan program yang kita bahas ini kedepan diharapkan bisa kita wujudkan dalam bentuk program-program kerja dengan menggandeng stakeholder baik dari pemerintah, komunitas, dan warga Nahdliyin itu sendiri,”ungkap Suleman. 
Saat ini, lanjut dia, di internal pengurus cabang maupun lembaga NU Bone Bolango itu sudah ada yang mengembangkan usaha. Seperti halnya usaha sablon kaos NU, usaha Kedai Kopi dan kuliner, itu mereka memanfaatkan halaman Graha Muslimat dan Kantor Sekretariat Bersama PCNU Kabupaten Bone Bolango sebagai lokasi usaha maupun jualan.
“Lama-kelamaan usaha UKM seperti ini sudah pasti akan merambat kepada warga NU yang memiliki potensi dalam bidang ekonomi,”ujar Suleman.
Dia juga menuturkan rumusan program pemberdayaan ekonomi, terutama dalam merintis berdirinya UKM ini sebagai upaya pihaknya dalam hal ini PCNU Bone Bolango dalam rangka menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Kabupaten Bone Bolango.
”Ini juga dukungan kita sebagai PCNU Bone Bolango kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di daerah ini,”pungkas Suleman Adadau yang juga Kepala SDN  Kabila itu. (Tim IKP/Humas/Kominfo)
 

Sambutan