Pembentukan DOB Kabupaten Bone Pesisir Terus Dipacu

Pembentukan DOB Kabupaten Bone Pesisir Terus Dipacu

KominfoBonebol - Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bone Pesisir terus dipacu, seiring dilaksanakannya rapat koordinasi tim kerja/pengurus Komite Pembentukan DOB Bone Pesisir dalam rangka finalisasi dokumen naskah akademik studi kelayakan pembentukan Kabupaten Bone Pesisir dan presentase master plan ibu kota persiapan Kabupaten Bone Pesisir, di Gedung Rektorat UNU Gorontalo, Sabtu (23/1/2021).
Ketua Komite Pembentukan Kabupaten Bone Pesisir, Ridwan Tohopi, mengatakan sudah melakukan analisis mengenai studi kelayakan yang dinilai dari berbagai sumber.
"Mulai dari potensi daerah, potensi keuangan ekonomi daerah yang akan dimekarkan, dari segi SDM, semuanya sudah kita analisis termasuk pertahanan keamanan serta pesyaratan administrasi lainnya,"kata Ridwan.
Ridwan menambahkan pertemuan kali ini sebagai finalisasi penyusunan dokumen persyaratan sekaligus pembahasan kawasan pemerintahan atau master plan.
"Jika dokumen ini sudah rampung, kita akan ajukan kepada DPRD Bone Bolango yang nantinya akan menyampaikan langsung kepada Bupati Bone Bolango kemudian jika sudah disetujui akan di bawa ke Gubernur Gorontalo setelah itu akan dibawa ke Jakarta awal Bulan Februari nanti,"tambah Ridwan.
Ridwan menuturkan bahwa di Bone Pesisir nantinya, jika sudah akan dipisahkan dari Kabupaten Induk yakni Bone Bolango, maka Bone Pesisir mempunyai 5 kecamatan dengan jumlah penduduk 47.218 jiwa. 
"Dari segi kependudukan ini sudah memenuhi dengan jumlah 47.218 yang tersebar di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Bone, Bone Raya, Bulawa, Bone Pantai, dan Kabila Bone," tutur Ridwan.
Selain persyaratan administrasi sudah mendukung Ridwan menjelaskan dari segi potensi daerah sudah lebih baik dari daerah yang dimekarkan lainnya."Dengan potensi yang dimiliki yaitu tambang, laut, perkebunan cengkeh, sektor pariwisata, tempat rekreasi dan potensi lainnya yang dapat menghasilkan PAD,"jelas Ridwan.
Ridwan juga mengatakan salah satu pertimbangan yang menjadi dasar pemekaran Bone Pesisir yaitu terkait dengan pengendalian dan percepatan pelayanan kepada masyarakat. Ia pun berharap dengan akan dimekarkannya Bone Pesisir ini bisa menjawab titik kejenuhan serta pertanyaan masyarakat yang selama ini menunggu realisasi dan kepastian pemekaran Bone Pesisir. (Tim IKP/Humas/Kominfo)

Sambutan