Sekda : Penerapan SIPD di Bone Bolango Sejak Tahun 2020

Sekda : Penerapan SIPD di Bone Bolango Sejak Tahun 2020

Sekda Ishak Ntoma membuka secara resmi kegiatan bimbingan teknis penginputan rancangan RKPD tahun 2022 pada SIPD tingkat Kabupaten Bone Bolango, di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis (1/4/2021) malam. (F. AKP/Diskominfo)

Kominfo, Bonebol  - Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) menyelenggarakan bimbingan teknis penginputan rancangan RKPD tahun 2022 pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) tingkat Kabupaten Bone Bolango.
Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 1-3 April 2021 itu, dibuka secara resmi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma, di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis (1/4/2021) malam.
Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma mengatakan SIPD merupakan aplikasi maupun tools yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai upaya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan melek tekhnologi serta keterbukaan informasi.
SIPD, kata Sekda Ishak Ntoma, kini menjadi bagian integral dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.”SIPD adalah suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah,”katanya.
Di Kabupaten Bone Bolango sendiri, jelas Sekda, penerapan SIPD telah dimulai sejak tahun 2020. Meski dengan berbagai rintangan dan permasalahan yang muncul karena proses peralihan aplikasi, tetapi tim SIPD daerah Bone Bolango mampu menyelesaikan penginputan pada aplikasi SIPD yang dilakukan bersama dengan para Kasubag Perencanaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ishak mengungkapkan banyak keluhan yang disampaikan oleh OPD terkait aplikasi SIPD. Hal ini dikarenakan oleh tidak adanya bimbingan teknis secara langsung oleh Kemendagri. Tetapi hal ini kami perlu maklumi karena terdapat ratusan pemerintah daerah yang harus dilayani pula oleh Kemendagri.
“Alhamdulillah saat ini kita bisa bersama-sama dengan Kemendagri untuk menyatukan pemahaman di bawah arahan Kemendagri dalam proses penginputan aplikasi SIPD ini,”ujar Sekda Ishak Ntoma sembari berharap waktu yang singkat ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para Kasubag Perencanaan untuk bisa memahami aplikasi SIPD tersebut.
Sebelumnya, Kepala Bappeda-Litbang Bone Bolango, Basir Noho, dalam laporannya menyebutkan peserta kegiatan Bimtek tersebut terdiri dari TAPD, Kasubag Perencanaan dan Operator OPD, Kecamatan dan Puskesmas dengan jumlah peserta 152 orang. Dengan narasumber terdiri dari pemateri dari Pusdatin Kemendagri dan Bina Bangda Kemendagri.
“Tujuan pelaksanaan Bimtek ini adalah menyamakan pemahaman atas aplikasi SIPD, serta memberikan kemudahan bagi para Kasubag untuk dapat mengaplikasikan SIPD dikemudian hari. Selain itu, untuk merefresh kembali pemahaman para Kasubag Perencanaan terhadap penyusunan dokumen perencanaan sesuai dengan Permendagri 86 tahun 2017,”jelas Basir Noho.
Basir menambahkan SIPD merupakan sistem untuk mengelola informasi pembangunan daerah, keuangan daerah dan pemerintahan daerah yang saling terhubung. SIPD dibangun dan dikembangkan untuk menghasilkan pelayanan informasi pemerintahan daerah yang terintegrasi ke setiap instansi serta pusat. 
“SIPD juga diharapkan menjadi media bagi masyarakat untuk mengetahui dan ikut berpatisipasi dalam pembangunan daerah,”tutup mantan Kabag Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Bone Bolango itu. (Tim IKP/Humas/Kominfo)
 

Sambutan