Sukses Verivali Data, Sekda Bonebol Ucapkan Terima Kasih Kepada Seluruh ASN

Sukses Verivali Data, Sekda Bonebol Ucapkan Terima Kasih Kepada Seluruh ASN

Foto untuk : Sukses Verivali Data, Sekda Bonebol Ucapkan Terima Kasih Kepada Seluruh ASN

BONEBOL – Pelaksanaan verifikasi dan validasi (Verivali) data di seluruh Kecamatan, Desa, Kelurahan, hingga ke tingkat dusun dan lingkungan yang dilaksanakan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) telah selesai dengan sukses.
Atas partisipasi dan dukungan penuh dari para ASN itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango Ishak Ntoma tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah turun melaksanakan kegiatan Verivali data tersebut.
“Semoga kegiatan Verivali data yang anda semua lakukan itu beroleh berkah dari Allah SWT. Mudah-mudahan ada kesan yang terindah yang menyentuh hati sanubari kita sebagai ASN yang langsung melihat kondisi rakyat kita yang ada di desa-desa dan dusun-dusun,”tukas Sekda Ishak Ntoma dihadapan para ASN saat memimpin apel kerja, di halaman Kantor Bupati Bonebol, Senin (9/3/2020).
Sekda mengatakan dengan melihat langsung kondisi rakyat, itu bisa menyentuh qolbu kita bahwa ternyata masih banyak rakyat kita yang kekurangan dan tentu kita bersyukur banyak juga rakyat kita yang Alhamdulillah yang sudah keluar dari garis kemiskinan.
Ishak menuturkan sebenarnya pelaksanaan kegiatan Verivali ini tadinya asal mulanya hanya memverifikasi kepesertaan BPJS Kesehatan yang sudah hampir 3 tahun datanya tidak pernah akurat.
Karena mengingat pada awalnya penduduk Bonebol itu sebanyak 171 ribu lebih yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Sudah tiga kali berganti Kepala BPJS Kesehatan Gorontalo, kami kritisi ini. Ambil darimana data 171 ribu lebih itu. Sementara penduduk Bonebol datanya hanya 160-an ribu. 
“Tentu itu mengakibatkan pembebanan pembiayaan. Karena angkanya mencapai 171 ribu lebih. Apakah biaya dari pemerintah pusat APBN lewat Jamkesmas, provinsi Jamkesta, atau kabupaten Jamkespra,”tegas Sekda Ishak Ntoma.
Oleh karena itu, lewat Verivali ini kita turun, tetapi dengan kekuatan full ASN yang hampir 3 ribuan turun. Kalau hanya itu yang dicari tentu tidak maksimal dan optimal, maka ada beberapa data yang kita verifikasi juga, termasuk data program termasuk keberhasilan dari program tersebut.
“Tentu ini akan menjadi data base kita. Data yang benar-benar terverifikasi dan tervalidasi, akurat, maka data ini harus menjadi kekuatan kita untuk mendesain program dan mengevaluasi program,”ujar Sekda Ishak Ntoma.
Supaya data tersebut tidak mubazir, Sekda pun menyarankan data yang sudah dikumpul di desa, diserahkan di desa juga copy-annya. Nanti kita minta desa itu membuat aplikasi. Misalnya aplikasi sistem penanggulangan kemiskinan desa.
“Ketika desa membuat aplikasi itu, maka itu akan memudahkan kita. Tinggal diklik nama masyarakatnya, dia masuk dalam data base kemiskinan mana. Apakah sangat miskin, miskin, hampir miskin atau pura-pura miskin. Demikian juga program apa saja yang sudah diterima, tinggal klik menu program bantuan, maka akan muncul berbagai program yang sudah diterimanya,”ulas Sekda.
Aplikasi ini, tidak hanya dibuat di desa, tetapi juga diharapkan di tingkat kecamatan. Begitu juga di tingkat kabupaten. Dengan demikian semua kita bisa memanfaatkan data ini, karena semua sudah pakai sistem IT. 
Hal ini juga akan memudahkan kita untuk mendeteksi setiap program apakah berhasil atau tidak berhasil, termasuk juga memudahkan kita untuk mendesain program bagaimana program itu bisa berhasil.”Inilah manfaat yang kita peroleh dari hasil turun Verivali ke desa-desa dan dusun-dusun,”pungkas Sekda Ishak Ntoma.
Untuk data Verivali kepesertaan BPJS Kesehatan, ini perlu kita tindaklanjuti, terutama oleh Dinas Sosial, Dinas Dukcapil agar berkolaborasi bersama-sama dengan rumah sakit. Mudah-mudahan akan kita dapatkan mana siapa saja dari 165 ribu rakyat Bonebol yang masuk dalam BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh pusat, provinsi, dan kabupaten. (AKP)
 

Sambutan