Wabup Kutuk Keras KDRT Dilakukan Seorang Suami Hingga Menewaskan Istrinya

Wabup Kutuk Keras KDRT Dilakukan Seorang Suami Hingga Menewaskan Istrinya

Wakil Bupati Bone Bolango, Dr. Merlan S. Uloli, SE.,MM

Kominfo, Bonebol – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun penganiayaan yang dilakukan seorang suami yang berinisial BS alias Bagoes hingga menewaskan istrinya NT alias Nining di Desa Duano, Kecamatan Suwawa Tengah, Rabu (1/12/2021) mendapat perhatian dari Wakil Bupati Kabupaten Bone Bolango, Merlan S. Uloli.
Bahkan orang nomor dua di Kabupaten Bone Bolango itu, mengutuk keras perbuatan biadab yang dilakukan oleh suami hingga membuat istrinya meninggal dunia tersebut.
”Saya selaku perempuan tentu merasa sangat prihatin, sedih, dan mengutuk keras tindakan kekerasaan yang dilakukan oleh suami kepada istrinya hingga meninggal dunia ini,”tegas Wabup Merlan Uloli, Kamis (2/12/2021).
Olehnya itu, Wabup Merlan berharap pihak Kepolisian segera mengambil tindakan tegas kepada pelaku.”Saya harapkan pelakunya ini diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Karena mengingat bahwa KDRT ini adalah kejadian berulang dari informasi yang saya terima,”tegas Merlan, yang juga Ketua PC Muslimat Nahdlatul Ulama, Kabupaten Bone Bolango ini.
Sebagai pemimpin perempuan yang ada di Bone Bolango, jelas Wabup, ia merasa ini adalah satu kecolongan bagi kita, bagi keluarga dan aparat di bawah yang kurang begitu memperhatikan warganya. Seharusnya jika ini sudah terjadi berulang, maka pelaku sudah dilaporkan sejak jauh hari ke pihak kepolisian supaya tidak terjadi korban dulu baru kita melaporkan. 
Sesungguhnya bagi pelaku kekerasaan itu, jika kita melihat dan mendengar, itu kita wajib melaporkan meskipun tidak diminta oleh korban. Hal ini karena kurang tanggapnya keluarga atau aparat-aparat maupun tetangga yang mungkin melihat atau mendengar kasus seperti ini.
Tentu ini menjadi satu pelajaran bagi kita semua agar lebih perhatian kepada warga yang ada di sekeliling kita. Apabila jika kita melihat dan mendengar kejadian-kejadian seperti ini, supaya kita segera bertindak. Karena kejadian ini terjadi ditengah-tengah masyarakat, ada tetangga kiri kanan.“Ini tidak bisa lagi terulang kembali, demi kita harus melindungi perempuan agar kasus KDRT ini tidak terjadi lagi terus di Bone Bolango,”ujar Wabup Merlan Uloli.
Ia pun turut belasungkawa pada keluarga yang ditinggalkan. Insya Allah keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menerima ujian ini.
”Terus kooperatif untuk terus memberikan laporan dan keterangan kepada pihak aparat kepolisian agar pelaku ini benar-benar maksimal hukuman yang didapat sesuai dengan perbuatan yang dilakukan selama ini menjalin rumah tangga dengan korban,”pungkas Merlan. (Tim IKP/Humas/Kominfo)
 

Sambutan